Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Bocah Dimasukkan Karung, Lalu Dilempar ke Sumur Tua
PELALAWANPOS.co-Seorang perempuan berinisial SL warga Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, ditangkap polisi atas kasus pembunuhan bocah berusia empat tahun.
Perbuatan ibu rumah tangga 30 tahun itu terbilang sadis karena melakukan pembunuhan dengan cara memasukkan korban secara hidup-hidup ke dalam karung kemudian dilempar ke dalam sumur tua tak berair.
Kapolres Sumenep AKBP Darman mengatakan, kasus pembunuhan itu bermula dari laporan keluarga yang kehilangan anaknya SNI pada Minggu (18/4).
Polisi awalnya mengira SNI menjadi korban perampokan karena perhiasan emas di tubuhnya raib. Namun, setelah ditemukan dan diselidiki rupanya dia telah dibunuh secara berencana.
"Kasus itu bermula ketika korban bermain di rumah Bu Karimah (tetangga, red)," kata dia, Kamis (29/4).
Saat membasuh tangan di kamar mandi, korban dirangkul dan digendong tersangka. Bocah tersebut tak memberontak karena kemungkinan kenal dengan perempuan itu.
Perhiasan yang melekat di tubuh korban mulai dilucuti dan dibawa menuju rumah tersangka. Setibanya di sana matanya ditutup sebuah kain hitam.
"Korban diminta masuk ke dalam karung kemudian diikat. Rengekan dari korban tak dihiruakan tersangka," kata Darman.
SL kemudian mengangkut karung berisi tubuh korban menggunakan motor. Tersangka memacu motornya menuju sumur tua. Di sana korban langsung dilempar.
"Korban dilempar ke dalam sumur dalam kondisi masih hidup. Di sana korban sempat teriak minta tolong," ungkap Darman.
Empat hari kemudian pada Rabu (21/4) tim pencari menemukan jasad korban di dalam sumur yang tak jauh dari rumahnya. SL pun ditangkap karena terbukti melakukan rencana pembunuhan.
Dia dijerat dengan Pasal Pasal 80 ayat (3) UU RI nomor 17 Tahun 2016 Atas Perubahan UU RI no 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara.***
Diduga Cabuli Anak dan Sebar Video Seksual di WhatsApp, Pelaku Dibekuk Polres Pelalawan
Kerumutan (PelalawanPos.co)– Keresahan masyarakat di Kecamatan Keru.
Diresahkan Warga, Warung Karaoke dan Dugaan Prostitusi di Langgam Dirazia Tengah Malam: 7 Wanita Terjaring
Langgam (PelalawanPos.co)– Menindaklanjuti keresahan masyarakat ter.
Pemasangan Spanduk Lahan TUKS PT Arara Abadi Batal, Kuasa Hukum Klaim Dihadang Security
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)— Rencana pemasangan spanduk pemberi.
Karhutla Mengintai Riau, APARI Desak Aparat Perketat Pengawasan dan Eksekusi Putusan PT SSS
PEKANBARU (PelalawanPos.co)— Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Kar.
KMPKS Desak Kapolda Riau Tetapkan Tersangka Dugaan Pungli Proyek Perbaikan Jalan Rp1,2 Miliar di Rohul
Pekanbaru (PelalawanPos.co)- Ratusan massa yang tergabung dalam Kesat.
Geger! Oknum Guru SMPN Bernas Diduga Cabuli Anak Sesama Jenis, Komnas PA Buka Suara
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)– Munculnya pemberitaan terkait .








