PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 24295 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 33825 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 39634 Kali
Pelaku Pembunuh Anak dan Pemerkosa Ibu Tewas Mengenaskan di Penjara, UAS Bilang Rangga Mati Syahid
PELALAWANPOS.COM-Pembunuh anak dan pemerkosa ibu di Aceh Timur berinisial SA (36) tewas mengenaskan di dalam sel tahanan pada Minggu (18/10).
Warga Desa Alue Gadeng Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur, itu meninggal sekitar pukul 08.45 WIB di RSUD Langsa karena sesak.
“Benar, pelaku pembunuhan dan pemerkosaan tersebut meninggal dunia karena sesak,” kata Humas RSUD Langsa Arwin dihubungi di Idi, Minggu, seperti dikutip dari JPNN, Senin (19/20).
Arwin mengatakan saat ini jenazah sudah dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan.
Sebelumnya SA ditangkap di tempat persembunyiannya di perkebunan sawit Desa Alue Gadeng, Kecamatan Bireum Bayeun, Aceh Timur.
Ia ditangkap karena diduga membunuh anak berusia sembilan tahun serta diduga memerkosa ibu berinisial DI.
Jasad anak tersebut sempat dibuang ke sungai hingga akhirnya ditemukan dengan luka benda tajam.
UAS Sebut Rangga Si Pahlawan Cilik Mati Syahid
Ulama kondang Ustaz Abdul Somad (US) menyebut Rangga, bocah berusia 9 tahun asal Aceh mati syahid.
Sosok Rangga viral di media sosial baru-baru ini. Ia meninggal karena berusaha melindungi dan menyelamatkan ibunya dari perkosaan.
Usaha Rangga menolong ibunda tercinta membuatnya harus meregang nyawa. Ia pun langsung dijuluki ‘Pahlawan Cilik Aceh Timur’.
UAS mengatakan, kehormatan terbesar diberikan pada seorang hamba yang rela terbunuh, saat berusaha menjaga keluarganya.
“Rasulullah Saw bersabda: “Siapa yang terbunuh karena membela keluarganya, maka ia mati syahid,” kata UAS mengutip hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.
Uas menyebut Rangga sangat mulia dan anak mendapatkan derajat Syahid karena meninggal saat menjaga kehormatan keluarga.
“Ananda Rangga, dengan perbuatanmu engkau telah mengajarkan pada anak bangsa ini tentang arti menjaga kehormatan, walau mesti dibayar dengan nyawa,” kata UAS, silansir dari akun @ustadzabdulsomad_official.
“Engkau hadap Allah tanpa dosa, karena belum aqil baligh. Engkau mulia dengan derajat syahid,” tambahnya.
UAS menjelaskan syahid berarti disaksikan, karena seluruh malaikat menyambut ruh Rangga.
“Syahid berarti menyaksikan, karena engkau telah menyaksikan tempatmu di surga sebelum kematian tiba. Engkau merasakan sakaratulmaut hanya seperti cubitan lembut pada kulit yang halus. Engkau terbebas dari azab kubur dan hisab,” katanya.
“Ruhmu berada di paruh burung-burung berwarna hijau terbang kian kemari di dalam surga. Bila engkau diberi Allah kuasa untuk memberi syafaat, berikanlah sebagiannya untuk hamba Allah yang hina,” pungkas UAS.**
Sumber : Riauaktual.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Lautan Manusia Sambut 1448 Hijriah, Pelalawan Ukir Tradisi Baru Bersama UAS dan Ikan Bakar 5,5 Ton
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Malam itu, langit Pelalawan seaka.
Gladi Akbar Sukses Digelar, Zukri-Husni Pastikan Semarak Tahun Baru Islam di Pelalawan Berjalan Meriah
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Semangat menyambut Tahun Baru Isl.
Mahasiswa Pelalawan Bergerak, IPMKP Desak Bupati Panggil PT SHL
Pelalawan (PelalawanPos)– Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Pelala.
Rahmat Pantun Resmi Ditunjuk Jadi Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan Tanah Putih Tanjung Melawan
ROKAN HILIR (PelalawanPos)– Langkah nyata untuk memperluas perlindu.
Sambut Tahun Baru Islam, Camat Pangkalan Kerinci Libatkan Forum RT/RW Sukseskan Semarak 1 Muharram 1448 H
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)– Pemerintah Kecamatan Pangkalan Ke.
Harapan Baru dari Tesso Nilo, Kapolda Riau Beri Nama Anak Gajah Sumatera "Nona Seroja"
Pelalawan (PelalawanPos)– Kabar menggembirakan datang dari kawasan .
TULIS KOMENTAR +INDEKS









