PILIHAN +INDEKS
Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Dibaca : 27849 Kali
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Dibaca : 37395 Kali
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Dibaca : 43371 Kali
Pelaku Pembunuh Anak dan Pemerkosa Ibu Tewas Mengenaskan di Penjara, UAS Bilang Rangga Mati Syahid
PELALAWANPOS.COM-Pembunuh anak dan pemerkosa ibu di Aceh Timur berinisial SA (36) tewas mengenaskan di dalam sel tahanan pada Minggu (18/10).
Warga Desa Alue Gadeng Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur, itu meninggal sekitar pukul 08.45 WIB di RSUD Langsa karena sesak.
“Benar, pelaku pembunuhan dan pemerkosaan tersebut meninggal dunia karena sesak,” kata Humas RSUD Langsa Arwin dihubungi di Idi, Minggu, seperti dikutip dari JPNN, Senin (19/20).
Arwin mengatakan saat ini jenazah sudah dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan.
Sebelumnya SA ditangkap di tempat persembunyiannya di perkebunan sawit Desa Alue Gadeng, Kecamatan Bireum Bayeun, Aceh Timur.
Ia ditangkap karena diduga membunuh anak berusia sembilan tahun serta diduga memerkosa ibu berinisial DI.
Jasad anak tersebut sempat dibuang ke sungai hingga akhirnya ditemukan dengan luka benda tajam.
UAS Sebut Rangga Si Pahlawan Cilik Mati Syahid
Ulama kondang Ustaz Abdul Somad (US) menyebut Rangga, bocah berusia 9 tahun asal Aceh mati syahid.
Sosok Rangga viral di media sosial baru-baru ini. Ia meninggal karena berusaha melindungi dan menyelamatkan ibunya dari perkosaan.
Usaha Rangga menolong ibunda tercinta membuatnya harus meregang nyawa. Ia pun langsung dijuluki ‘Pahlawan Cilik Aceh Timur’.
UAS mengatakan, kehormatan terbesar diberikan pada seorang hamba yang rela terbunuh, saat berusaha menjaga keluarganya.
“Rasulullah Saw bersabda: “Siapa yang terbunuh karena membela keluarganya, maka ia mati syahid,” kata UAS mengutip hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.
Uas menyebut Rangga sangat mulia dan anak mendapatkan derajat Syahid karena meninggal saat menjaga kehormatan keluarga.
“Ananda Rangga, dengan perbuatanmu engkau telah mengajarkan pada anak bangsa ini tentang arti menjaga kehormatan, walau mesti dibayar dengan nyawa,” kata UAS, silansir dari akun @ustadzabdulsomad_official.
“Engkau hadap Allah tanpa dosa, karena belum aqil baligh. Engkau mulia dengan derajat syahid,” tambahnya.
UAS menjelaskan syahid berarti disaksikan, karena seluruh malaikat menyambut ruh Rangga.
“Syahid berarti menyaksikan, karena engkau telah menyaksikan tempatmu di surga sebelum kematian tiba. Engkau merasakan sakaratulmaut hanya seperti cubitan lembut pada kulit yang halus. Engkau terbebas dari azab kubur dan hisab,” katanya.
“Ruhmu berada di paruh burung-burung berwarna hijau terbang kian kemari di dalam surga. Bila engkau diberi Allah kuasa untuk memberi syafaat, berikanlah sebagiannya untuk hamba Allah yang hina,” pungkas UAS.**
Sumber : Riauaktual.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Ketua Umum JMSI: Soal ‘Londo Ireng’ Jangan Salah Mengerti
PALEMBANG (PelalawanPos.co)— Isu ‘Londo Ireng’ yang sedang vira.
Bupati Zukri Desak BPH Migas dan Pertamina, BBM untuk Kuala Kampar Harus Segera Mengalir
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)– Komitmen Pemerintah Kabupaten .
Dinilai Mandek, HIPMAWAN Desak Gubernur Riau Copot Dirut PT Riau Petroleum Kampar
PEKANBARU (PelalawanPos.co)– Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pelalaw.
Lanjutkan Pembangunan Jalan Lintas Bono, Pemkab Dorong Partisipasi Perusahaan
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Ditengah pengetatan fiskal dengan kondisi keuangan terbatas saat ini, .
Hadiri Milad ke-43 Desa Langkan, Bupati Zukri: Pemimpin Harus Mampu Membahagiakan Rakyat
Langgam (PelalawanPos.co) – Suasana penuh kebersamaan dan kegembira.
Tiga Laga Tanpa Kekalahan! Elbarela Academy Pelalawan Tampil Gemilang di Pekan Ketiga Liga PSSI Pelalawan 2026
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)– Elbarela Academy Pelalawan kem.
TULIS KOMENTAR +INDEKS









