Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Diduga RS Amalia Medika Pekerjakan Satpam PKWT dan Gaji Dibawah UMK
PelalawanPos.co- Pemerintah Indonesia didalam banyak peraturan telah menetapkan hal-hal yang secara lugas disebutkan untuk mengatur berkaitan dengan tenaga kerja.
Untuk menciptakan skema ikatan yang berkeadilan antara perusahaan dengan para pekerja, Pemerintah membentuk UU No. 13 tahun 2003 tentang Tenaga Kerja, PP No. 36 tahun 2021 tentang Pengupahan yang merupakan pelaksanaan dari UU No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Namun masih saja ada ditemukan dilapangan perusahaan yang tidak mengaplikasikan secara utuh dari Undang-undang yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Rumah Sakit Amalia Medika yang beroperasi di Pangkalan Kerinci Kab. Pelalawan, Riau berdasarkan yang dikutip dari narasumber Persadariau mengungkapkan ada setidaknya 9 (Sembilan) orang tenaga pengamanan atau Satpam yang dipekerjakan dengan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama beberapa tahun untuk kemudian dilakukan pengangkatan karyawan tetap.
" Kita ada perjanjian masa kontrak dengan pekerja. Setelah di atas 2 tahun 3 tahun, kita jadikan karyawan tetap gitu," kata perwakilan dari pihak manajemen RS Amalia Medika, Rosma dilansir dari Persadariau.com, Sabtu (13/8/2022).
Disinggung terkait pengupahan dibawah upah minimum kabupaten (UMK), Rosma menjelaskan adanya kesepakatan terlebih dahulu kepada Satpam sebelum dibuatkan kontrak kerja.
"Kalau gaji itu kita ada kesepakatan training, bersedia gak karyawan menerima gaji segitu, kalau tidak bersedia ya sudah kita tidak pekerjakan, " jelasnya lagi.
Dikutip dari Justika.com, hal tersebut secara tegas diatur dalam Pasal 23 ayat (3) Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan sebagai Peraturan Pelaksana dari Undang-undang No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Pengaturan pengupahan di bawah upah minimum yang dilakukan baik berdasarkan kebijakan salah satu pihak maupun berdasarkan kesepakatan bersama antara pengusaha dengan pekerja bertentangan dengan ketentuan hukum. (Es)
Antrean Biosolar Mengular, Hima Persis Pelalawan Desak Pengawasan Distribusi BBM Subsidi Diperketat
PELALAWAN (PelalawanPos.co) — Antrean panjang kendaraan untuk menda.
Warga Dua Desa di Siak Berjuang Pertahankan Tanah Leluhur yang Dikuasai PTPN IV, Komisi II DPRD Siak Turun ke Lokasi
SIAK (PelalawanPos.co) — Perjuangan masyarakat Desa Lubuk Dalam dan.
Huzni Kembali ke Pidsus, Kini Pimpin Seksi Pidsus Kejari Pekanbaru
PEKANBARU (PelalawanPos.co)— Fusthathul Amul Huzni, S.H., kembali d.
100 Anak Terdampak Kabut Asap Diperiksa Gratis, Komnas PA Gandeng Baznas dan RSUD Selasih
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)— Kepedulian terhadap kesehatan .
HIPMAWAN Dukung Program Aren Pelalawan: Bukan Sekadar Menanam Pohon, Tapi Membangun Ekonomi dan Wisata Masa Depan
PELALAWAN (PelalawanPos.co) – Program pengembangan pohon aren di Ka.
Jelang HUT ke-27, Pemkab Pelalawan Percepat Penyelesaian Tahap Akhir Tugu Bono
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui tim terpadu turun langsung ke l.








