Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Densus 88 Anti Teror Tangkap 5 Terduga Teroris di Aceh
PELALAWAN POS- Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Anti Terror menangkap lima orang terduga teroris di Aceh pada pekan ini.
"Penangkapan tersebut berlangsung di empat lokasi terpisah," ujar Kabid Humas Banda Aceh Kombes Pol Winardy dalam keterangan tertulis dilansir CNN Indonesia, Sabtu (21/1).
Menurut Winardy, kelima terduga teroris ini diduga terlibat dalam jaringan Bom Polrestabes Medan. Selain itu, mereka juga diduga terlibat dalam pembuatan bom jaringan teroris yang ditangkap di wilayah Riau.
"Mereka juga berencana membuat Bom yang akan digunakan untuk aksi teror di wilayah Aceh, serta berencana berangkat ke Afghanistan untuk bergabung dengan kelompok Daulah ISIS," ujar Winardy.
Menurut keterangan Winardy, dua orang terduga teroris berinisial RA (41) warga Langsa Kota dan SA (30) warga Banda Baro, Aceh Utara diamankan pada Rabu (20/1) pukul 19.45 WIB di lokasi Jalan Blang Bintang, Krueng Raya, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar.
Tiga lainnya diamankan di tempat berbeda pada keesokan harinya, yakni Kamis (21/1).
Densus 88 berhasil mengamankan terduga teroris berinisial UM alias AZ alias TA (35) sekitar pukul 10:00 WIB di Pasar Simpang 7 Ulee Kareng, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.
Kemudian pada pukul 20.00 WIB, Densus 88 mengamankan terduga teroris berinisial SJ alias AF (40) di Gamping Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa.
Di saat yang bersamaan, Densus 88 berhasil mengamankan terduga teroris lainnya berinisial MY (46) di Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.
Adapun barang bukti yang diamankan saat penangkapan lima orang terduga teroris tersebut yakni beberapa bahan pembuat bom seperti 1 kilogram pupuk kalium nitrat, 250 gram bubuk arang aktif, 2000 pcs peluru gotri silver cosmos 6 milimeter, beberapa potong pipa besi, serta dokumen berupa buku catatan berisi pesan ancaman terhadap TNI/Polri, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
"Paspor-paspor milik terduga teroris juga ditemukan untuk melaksanakan Hijrah ke Khurasan, Afghanistan. Beberapa buku kajian ISIS dan Tauhid serta Compact Disk dan Flash Disk," kata Winardy.
Selain itu, tiga buah ponsel android dan tiga buah ponsel biasa ditemukan. Ponsel ini diduga digunakan untuk berkomunikasi dengan jaringan dan kelompok terror.
"Termasuk alat-alat digunakan dalam proses idad (latihan fisik persiapan aksi teror) berupa samsak tinju, besi dan busur panah, beberapa barbel besi," ucap Winardy.
"Para terduga teroris saat ini masih proses pemeriksaan di Polda Aceh dan selanjutnya akan dibawa ke Mabes Polri Jakarta," ujarnya.***
Sumber: cnnindonesia.com
Diduga Kontes Waria di THM Pekanbaru Viral, PW Hima Persis Riau Kecam Keras
Pekanbaru (PelalawanPos.co)– Beredarnya sebuah video yang diduga me.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Pelalawan Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
Pelalawan (PelalawanPos.co)– Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pe.
Pengurus APSAI Kabupaten Pelalawan Periode 2026–2031 Resmi Dilantik
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak.
ITP Pelalawan Indonesia Gelar Pelatihan Desain Promosi Digital Berbasis Canva dan AI di Desa Padang Luas
Pelalawan (PelalawanPos)– Upaya peningkatan kapasitas masyarakat de.
EMP Bentu Limited Bersama Pemerintah Kecamatan Langgam dan Korek Tanam 1.000 Pohon
Langgam (PelalawanPos.co)- EMP Bentu Limited bersama Pemerintah Kecam.
Kecamatan Pangkalan Kerinci Ikuti Musrenbang RKPD Pelalawan 2027 Secara Virtual
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)-Pemerintah Kecamatan Pangkalan Kerin.





.jpeg)



