Kuala Kampar (PelalawanPos)– Harapan baru bagi masyarakat Desa Sungai Emas mulai terwujud. Polres Pelalawan resmi memulai pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II melalui kegiatan doa bersama yang digelar pada Kamis, 13 Mei 2026 pukul 13.00 WIB di Tanjung Umbut Dusun I RT 01 RW 01 Desa Sungai Emas, Kecamatan Kuala Kampar.
Jembatan yang dibangun di kawasan Tanjung Umbut RT 001 RW 001 Dusun Satu itu menjadi akses vital bagi masyarakat. Selama ini, jalur tersebut merupakan penghubung utama menuju pemukiman warga, pasar desa, hingga sejumlah fasilitas pendidikan seperti SD 010, SD 013, SMPN 03, dan SMKN 1 Desa Sungai Emas.
Suasana khidmat terasa saat doa bersama dilaksanakan. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Desa Sungai Emas Alimin, Kapolsek Kuala Kampar yang diwakili Aipda Irsal, Ps. Kanit Intel Bripka Febri Watman, Bripka Riki, para kepala dusun, ketua RW/RT, tokoh masyarakat, sekitar 15 warga Desa Sungai Emas, serta para pekerja dan pelaksana pembangunan jembatan.
Selama kurang lebih 45 menit, mulai pukul 13.00 hingga 13.45 WIB, seluruh peserta memanjatkan doa agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan membawa manfaat besar bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Mewakili Kapolsek Kuala Kampar, Aipda Irsal menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Jembatan Merah Putih Presisi ini bukan hanya infrastruktur, tapi penghubung harapan warga. Kami berharap pengerjaan berjalan lancar sehingga anak-anak bisa sekolah dengan aman dan warga mudah ke pasar,” ujar Aipda Irsal.
Sementara itu, Sekdes Sungai Emas Alimin menyambut penuh antusias pembangunan tahap kedua tersebut. Menurutnya, jembatan ini telah lama dinantikan warga karena diyakini mampu mempercepat akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Jembatan ini sangat penting bagi warga. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas masyarakat akan semakin lancar, terutama untuk pendidikan dan perekonomian desa,” ungkap Alimin.
Program Jembatan Merah Putih Presisi menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, pembangunan jembatan ini diharapkan segera rampung dan menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dan masyarakat Desa Sungai Emas.
Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar penghubung jalan, melainkan penghubung masa depan dan harapan baru menuju kehidupan yang lebih baik.***