Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Pelalawan 26 Tahun: Saatnya Ekonomi Daerah Bertumbuh dari Inovasi, Bukan Sekadar Komoditas
PelalawanPos.co-Di usia ke-26 tahun, Kabupaten Pelalawan berdiri di persimpangan penting antara masa lalu dan masa depan. Dua dekade lebih daerah ini bertumpu pada kekuatan sumber daya alam — terutama dari sektor kehutanan, perkebunan, dan industri pengolahannya. Tak bisa dipungkiri, sektor ini memberi kontribusi besar terhadap perekonomian daerah, namun juga menimbulkan ketergantungan tinggi pada komoditas primer.
Kini, tantangan Pelalawan adalah bagaimana keluar dari ketergantungan tersebut dan bertransformasi menuju ekonomi baru yang berbasis inovasi.
Pelalawan sebenarnya memiliki modal kuat untuk berubah. Selain letak geografis yang strategis, daerah ini memiliki generasi muda yang potensial — adaptif terhadap teknologi dan terbuka terhadap perubahan. Di tangan mereka, Pelalawan bisa membangun ekonomi yang lebih kreatif, mandiri, dan berkelanjutan.
Namun, untuk mewujudkannya, arah kebijakan pembangunan harus mulai bergeser: dari ekonomi berbasis komoditas menuju ekonomi berbasis nilai tambah.
Sektor-sektor baru seperti ekonomi digital, industri kreatif, dan ekowisata berbasis lingkungan mulai menunjukkan peluang nyata. UMKM lokal kini memiliki kesempatan menembus pasar nasional bahkan global melalui platform digital. Pemerintah daerah, BUMD, dan dunia usaha harus hadir menciptakan ekosistem ekonomi yang ramah terhadap inovasi.
BUMD, misalnya, perlu bertransformasi dari sekadar entitas bisnis menjadi motor penggerak ekonomi daerah. BUMD dapat menggandeng startup, mendukung pelaku usaha muda, hingga berinvestasi dalam ide-ide inovatif yang memiliki dampak ekonomi nyata. Dengan peran demikian, BUMD tidak hanya menyumbang pendapatan asli daerah, tetapi juga menjadi katalis pembangunan.
Kemandirian ekonomi lokal juga dapat diperkuat dengan memperpendek rantai pasok dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil. Setiap kebijakan pembangunan sebaiknya memprioritaskan produk lokal dan pelaku usaha daerah. Semakin banyak uang yang berputar di dalam daerah, semakin kuat pula fondasi ekonominya.
Lebih jauh, Pelalawan harus menatap masa depan dengan visi ekonomi hijau. Pengelolaan sumber daya alam harus menyeimbangkan antara produktivitas dan kelestarian. Investasi yang masuk ke daerah ini hendaknya diarahkan pada sektor-sektor ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan kekayaan alam yang melimpah, arah pembangunan hijau bukan sekadar idealisme, tetapi kebutuhan ekonomi jangka panjang.
Generasi muda Pelalawan memiliki energi dan kapasitas besar untuk menjadi penggerak utama transformasi ekonomi tersebut. Mereka hanya membutuhkan ruang, akses, dan kepercayaan. Jika ruang itu dibuka, Pelalawan bukan hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga berkembang sebagai daerah yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Karena itu, perayaan Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-26 tidak seharusnya berhenti pada seremoni dan nostalgia. Ia harus menjadi momentum reflektif — saat yang tepat untuk meninjau ulang arah kebijakan, pola pembangunan, dan peran generasi penerus.
Pertanyaannya kini: apakah kita akan terus berjalan di jalur lama yang bergantung pada komoditas, atau berani menempuh jalan baru yang lebih visioner?
Jawabannya ada pada keberanian untuk berubah — dari pola ekonomi yang eksploitatif menjadi ekonomi yang kreatif dan berkelanjutan.***
Oleh: Fazly Hermawan, S.AP — Tokoh Muda Pelalawan dan Pemerhati Ekonomi Daerah
Menabur Benih, Menumbuhkan Harapan di Sungai Kerinci
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)-Sore itu, aliran Sungai di sekita.
1,5 Ton Ayam Bakar Dibagikan Gratis, Ribuan Warga Padati Taman Bola Pangkalan Kerinci Sambut Tahun Baru
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos - Ribuan masyarakat tumpah ruah memad.
Pemkab Pelalawan Salurkan Bantuan Lanjutan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
PELALAWAN (PelalawanPos)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan k.
DPD Gerakan Rakyat Pelalawan Galang Dana untuk Korban Bencana Alam di Sumatera
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos)- Organisasi kemasyarakatan (Ormas) D.
400 Guru Ngaji di Pelalawan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan melalui Program SERTAKAN
Pelalawan (PelalawanPos)– Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang.
Warga Desa Sering Galang Donasi, Dua Pickup Pakaian dan Rp 8 Juta Disalurkan ke Baznas Pelalawan
Pelalawan (PelalawanPos) — Pemerintah Desa Sering bersama PKK, Maje.








