Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Komnas PA Pelalawan Minta Pemkab Carikan Solusi Bijak Terhadap 1.487 Anak Usia Sekolah di TNTN
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)-Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Pelalawan meminta kepada Pemkab Pelalawan untuk mencarikan solusi bijak dalam penanganan anak anak di usia sekolah yang selama ini tinggal di kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Ketua Komnas PA Pelalawan Erik Suhenra S.I.Kom mengatakan saat ini ada 1.488 anak yang tengah menempuh pendidikan sekolah yang ada di kawasan hutan TNTN.
"Harapan kita, Pemkab Pelalawan bisa mencarikan solusi bijak kepada siswa siswi baik yang SD maupun yang SMP di kawasan TNTN," kata pria disapa Erik ini.
Dilanjutkan mantan aktivis mahasiswa UNPAS Bandung ini, di dalam undang undang dasar disebutkan bahwa setiap anak di Indonesia ini memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan. Dan pemerintah berkewajiban untuk memfasilitasinya.
"Ada namanya wajib belajar 9 tahun, artinya anak anak wajib sekolah sampai SMP. Yang jadi permasalahan sekarang itu tempat mereka menuntut ilmu akan tidak ada lagi. Semuanya kembali menjadi hutan,"lanjutnya.
Tersebab itu, persoalan yang terjadi pasca tidak lagi mereka bisa ke sekolah seperti biasa harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) harus proaktif mencari solusi terbaik untuk anak anak di TNTN.
"Ini yang kami inginkan, anak anak mendapatkan haknya, hak untuk sekolah,"tegas Erik.
Namun Erik mewanti, dukungan kepada hak anak anak tidak pula serta merta sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas orang tua mereka dalam kawasan hutan TNTN. Komnas PA tetap mendukung penuh upaya Satgas PKH dalam menertibkan kawasan hutan TNTN.
"Jangan pula dengan alasan hak anak, hak hak ekosistem di dalam TNTN terabaikan. Kita mendukung langkah langkah yang diambil Satgas PKH dalam menyelamatkan Tesso Nilo,"bebernya.
Komnas PA yakin, Pemkab Pelalawan sudah melakukan upaya upaya demi mengakomodir kepentingan anak anak di TNTN.
"Yang penting, jika anak anak ini pindah ikut orang tuanya, anak anak itu bisa diterima disekolah tujuan. Itu yang harus dipastikan,"pungkas pria yang juga ketua JMSI Pelalawan ini. ***
Fajar Nugraha dan Oktavia Rahmadani Terpilih Pimpin BEM ITP2I Periode 2026/2027
PELALAWAN (Pelalawanpos) – Pasangan Fajar Nugraha dan Oktavia Rahmadani resmi terpilih sebagai .
Heboh Sorotan SDN 013 Kerinci Timur, Aktivis: Saatnya Cari Solusi, Bukan Saling Menyalahkan
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)– Polemik kondisi sarana dan prasar.
Bupati Zukri Resmikan Sekolah Assisi, Siap Cetak Generasi Unggul Pelalawan
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos)— Komitmen meningkatkan kualitas pe.
Dua Siswa SDN 006 Pangkalan Kerinci Sabet Emas O2SN, Siap Harumkan Nama Pelalawan di Tingkat Provinsi
PELALAWAN (PelalawanPos)— SDN 006 Pangkalan Kerinci kembali menoreh.
O2SN Pelalawan 2026 Resmi Dibuka, Ajang Lahirkan Atlet Muda Berprestasi
PELALAWAN (PelalawanPos)– Semangat sportivitas dan persaingan sehat.
800 Anak TK-PAUD Meriahkan Hardiknas di Ukui, Guru Disebut Garda Terdepan Bentuk Generasi Hebat
UKUI (PelalawanPos)– Suasana Lapangan Kampung Baru, Kecamatan Ukui,.








