Meledak, Peserta Riau Edutech Campus Summit 2025 Penuhi Gelanggang Remaja
Panwascam Pangakalan Kerinci Tertibkan Ratusan APK
Suami Selingkuh, Istri ASN Diskop Pekanbaru Ini Lapor ke BKPSDM
Tak Terima Ditegur Ibu Bawak Pacar Masuk Kamar, YT Tewas Minum Racun
PELALAWANPOS.co-Kapolsek Beo Ipda Johan Atang membeberkan kronologi pelajar bernama Yulinar (YT) tewas minum racun usai ditegur ibu kandungnya karena bawa pacar masuk kamar.
Kejadian bermula saat Yulinar diam-diam membawa pacarnya masuk ke dalam kamarnya di Desa Matahit, Kecamatan Beo Salatan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (14/5).
Gadis 17 tahun itu diduga bermesraan dengan sang pacar di dalam kamar sekitar pukul 09.00 Wita.
Kejadian itu diketahui oleh ibu kandung Yulinar, Ester Hamaaling (60).
Ester lantas masuk ke dalam kamar. Ia kaget melihat anaknya sedang berduaan dengan seorang pria di dalam kamar.
Ester langsung mengusir pacar anaknya keluar dari rumah. Ia kemudian memarahi anaknya.
Ester menasihati korban agar tidak mempermalukan keluarga. Terlebih, korban masih berstatus pelajar.
Setelah memarahi korban, Ester pergi ke dapur. Namun dia masih tetap marah karena kelakuan anaknya.
Rupanya teguran Ester membuat korban tak berpikir panjang. Ia memilih minum racun hama kelapa untuk mengakhiri hidupnya.
“Kuat dugaan korban meninggal diakibatkan minum racun hama kelapa. Di dalam kamar korban ditemukan setengah gelas racun hama tersebut,” ucap Ipda Johan Atang, dikutip Pojoksatu.id dari Manadopost, Sabtu (15/5).
Kapolsek menyebut kemungkinan korban tidak terima teguran ibunya yang menemukan seorang pria berada di dalam kamar bersama anaknya.
“Sehingga korban malu kepada keluarganya, dan mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun hama kelapa,” jelasnya.
Korban meminum racun hama kelapa di dalam kamarnya. Ia baru ditemukan dalam kondisi terbujur kaku di lantai kamarnya pada pukul 14.29 Wita.
Saat ditemukan oleh ibu kandungnya, wajah korban tampak pucat kehitaman.
Korban sempat dibawa ke Puskesmas Beo Selatan. Namun dokter mengatakan Yulinar sudah meninggal dunia.
“Adapun keterangan dari dr Marie Purba yang adalah Kepala Puskesmas Beo Selatan, korban murni meninggal dunia akibat meminum racun,” kata Ipda Johan.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun penyidikan dihentikan karena keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban.
Menurut Ipda Johan, keluarga Yulinar sudah tidak ingin lagi melanjutkan masalah tersebut ke proses penyidikan.***
DEWI Meranti Meriah, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Turut Ambil Peran
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Mahasiswa KKN UIN Suska Riau turut mengambil bagian dalam menyukseskan.
Kabut Asap Menyelimuti Pelalawan, Suryadi Bagikan 1.000 Masker Gratis untuk Warga
PELALAWAN (PelalawanPos.co)— Kepedulian terhadap masyarakat tak sel.
Payo ZV Didiskualifikasi Usai Menang, Kontroversi Lubuk Raja Cup II Makin Memanas
PELALAWAN (PelalawanPos.co)– Kontroversi mewarnai pelaksanaan Lubuk.
Diduga Tak Kantongi Identitas Resmi, Oknum Jukir Paksa Pemotor Bayar Parkir di Depan Tokoh Toserba 600 Pangkalan Kerinci
PANGKALAN KERINCI (PelalawanPos.co)— Aktivitas parkir di kawasan La.
Wabup Pelalawan Bersama Kapolres Turun Langsung Padamkan Karhutla di Teluk Binjai
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutl.
Ribuan Warga Kepung PKS PT THIP, Tuding 28 Tahun Tak Beri Manfaat: Ancam Rebut Hak Jika Tuntutan Diabaikan
Teluk Meranti (PelalawanPos.co)– Gelombang protes besar mengguncang.








