Kanal

Bupati Zukri Kukuhkan Pengurus AGPAII Pelalawan, Tegaskan Guru Agama Jadi Benteng Moral Generasi Emas

PELALAWAN (PelalawanPos.co) — Di tengah derasnya arus teknologi dan perubahan zaman, pendidikan agama dinilai memiliki peran semakin penting dalam membentuk karakter generasi muda. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pun didorong tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga teladan sekaligus benteng moral bagi peserta didik.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M. saat secara resmi melantik dan mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Pelalawan masa bakti 2025–2027.

Pelantikan berlangsung di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Pelalawan, Senin (31/8/2026), dan dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AGPAII Provinsi Riau Dr. M. Hendra Yunal, S.Pd.I., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Drs. H. Salman, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan Leo Nardo, M.Pd., Sekretaris DPW AGPAII Provinsi Riau Mandarin, M.Pd., serta para kepala sekolah dan guru PAI se-Kabupaten Pelalawan.

Dalam sambutannya, Bupati Zukri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPD AGPAII yang baru dikukuhkan. Ia juga memberikan apresiasi atas pengabdian para guru PAI yang selama ini turut mengambil bagian penting dalam membentuk karakter anak-anak di Kabupaten Pelalawan.

Menurut Zukri, tugas guru agama jauh lebih besar daripada sekadar menyampaikan materi pembelajaran di ruang kelas. Guru PAI memiliki tanggung jawab membangun akhlak, moral, kepribadian, sekaligus menanamkan nilai-nilai agama kepada generasi muda.

“Terima kasih kepada seluruh guru Pendidikan Agama Islam yang terus mengabdikan diri mendidik anak-anak kita. Pendidikan agama bukan lagi sekadar pilihan, tetapi menjadi kebutuhan yang sangat penting sebagai benteng moral generasi muda. Bapak dan Ibu adalah orang-orang yang akan menentukan masa depan daerah, bangsa, dan negara,” ujar Bupati Zukri.

Bupati Zukri juga mengingatkan para guru PAI agar tidak berhenti meningkatkan kemampuan di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat.

Ia mendorong guru agama untuk terus meng-upgrade kompetensi, mengembangkan metode pembelajaran, sekaligus menunjukkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari terus meng-upgrade diri. Guru agama harus menjadi contoh dalam akhlak, kesabaran, dan keteladanan. Jika kita ingin mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045, maka salah satu tulang punggungnya adalah pendidikan agama yang berkualitas,” tegasnya.

Menurutnya, keteladanan guru menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Sebab, nilai-nilai yang diajarkan di sekolah akan lebih mudah diterima peserta didik apabila ditunjukkan melalui sikap dan perilaku para pendidiknya.

Lebih lanjut, Zukri mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus mendorong berbagai program yang memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan.

Salah satunya melalui pembiasaan membaca Al-Qur'an bagi peserta didik setiap pagi. Program tersebut diharapkan tidak hanya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, tetapi juga membentuk kebiasaan positif dan karakter peserta didik sejak usia dini.

Bupati juga meminta guru PAI terus berinovasi dalam proses pembelajaran, termasuk menyusun target hafalan Al-Qur'an yang terukur dan disesuaikan dengan jenjang pendidikan.

Dengan demikian, peserta didik diharapkan tidak hanya mendapatkan pengetahuan agama, tetapi juga memiliki bekal keagamaan yang kuat untuk menghadapi tantangan kehidupan di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua DPD AGPAII Kabupaten Pelalawan Zamnur, S.H.I. menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi wadah yang profesional, adaptif dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

AGPAII, kata dia, akan terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas dan kapasitas guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Pelalawan.

Organisasi tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi para guru untuk berbagi gagasan, meningkatkan kompetensi, serta melahirkan berbagai inovasi dalam pembelajaran PAI.

Sementara itu, Ketua DPW AGPAII Provinsi Riau Dr. M. Hendra Yunal, S.Pd.I., M.Si. menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap keberadaan AGPAII.

Menurutnya, tantangan guru PAI saat ini semakin kompleks. Perkembangan era digital menuntut guru tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu menjadi pembimbing karakter bagi peserta didik.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, organisasi profesi dan para guru dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan pendidikan agama yang berkualitas sekaligus melahirkan generasi yang memiliki kecerdasan, akhlak dan daya saing.

Pengukuhan DPD AGPAII Pelalawan masa bakti 2025–2027 pun diharapkan menjadi momentum baru untuk memperkuat peran guru PAI sebagai garda terdepan dalam membangun karakter generasi muda Pelalawan.***

Ikuti Terus Pelalawanpos

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER