Langgam (PelalawanPos.co)- Akibat meluapnya air sungai Kampar serta tingginya curah hujan beberapa pekan terkahir, mengakibatkan banjir merendam berapa lokasi di kabupaten Pelalawan, bahkan banjir ini juga mengakibatkan terputusnya akses jalan menuju Kecamatan Langgam.
Hal ini disampaikan Camat Langgam Maskandar S. Pt didampingi Kapolsek Langgam IPDA Jerri Sinaga SH, Koramil, Lurah Langgam M.Harlis, S.Sos saat meninjau bencana banjir di kelurahan Langgam terutama akses utama jalan Penghubung antara Kecamatan Langgam dan ibu kota Kabupaten Pelalawan, Jumat (17/1/2025).
"Kita menghimbau warga untuk tidak menggunakan Jalan Pemda Pelalawan yang berada di Kelurahan Langgam, mengingat ketinggian debit air sudah mencapai 60 cm, tentunya disarankan warga menggunakan jalan alternatif ponton RAPP atau lewat Jalan koridor RAPP menuju gunung Sahilan kabupaten Kampar, " imbau Camat Langgam.
Selain itu, Camat Maskandar S. Pt juga mengimbau warga sekitar pinggiran sungai Kampar untuk lebih berhati-hati dalam beraktifitas dan menjaga anak-anak supaya tidak terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan.
"Saya imbau warga untuk betul-betul menjaga kewaspadaan, mengingat debit air sudah meluap ditambah lagi arus air sungai yang deras. Mohon diperhatikan anak-anak kita," ujar Camat murah senyum ini.
Ditambahkan Camat Maskandar S.Pt, untuk laporan warga terdampak banjir di Kecamatan Langgam berada Kelurahan Langgam lebih kurang 140 KK. Dan satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Kelurahan Langgam terpaksa diliburkan. Sedangkan akses Jalan Muara Sako paling parah terdampak banjir dan sudah terputus akses jalan darat.***