Pangkalan Kerinci (PelalawanPos.co)-Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam meningkatkan nilai investasi penanaman modal di negeri yang berjuluk Seiya Sekata perlu diacungi jempol.
Pasalnya, nilai investasi penanaman modal di Pelalawan naik diangka Rp.9,4 triliun dengan menyerap tenaga kerja lokal 22.513 dan tenaga kerja asing 14.
Hal itu membuat Kabupaten Pelalawan menjadi daerah tertinggi nilai investasi di Provinsi Riau. Tentunya, peningkatan investasi diyakini ikut andil dalam mendongkrak pembangunan ekonomi daerah.
Hal itu juga tidak lepas dari kebijakan kepemimpinan Bupati Pelalawan melalui OPD dalam meningkatkan nilai investasi penanaman modal. Terlebih berdampak dalam penyerapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Pelalawan.
Pada malam pembukaan Helat Kabupaten Pelalawan ke-25 tahun 2024. PJs Bupati Pelalawan Dr. Jhon Armedi Pinem, ST. MT, Selasa Malam (8/10/2024). Menyampaikan dengan tingkat investasi tertinggi di Propinsi Riau pastinya akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pelalawan.
"Tentunya hal ini harus dijaga dan ditingkatkan kedepannya hingga mendukung dalam pelaksanaan program program pembangunan menuju masyarakat Kabupaten Pelalawan yang sejahtera,”kata Dr. Jhon Armedi Pinem.
Disamping itu, PJs Bupati Pelalawan juga mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjaga kondusifitas sehingga para investor dapat menanamkan modalnya di Kabupaten Pelalawan.
"Saya berharap seluruh masyarakat agar menjaga kondusifitas agar para investor dapat menanamkan modalnya di Pelalawan," ucapnya.
Diakhir sambutan, PJs Bupati Pelalawan juga mengucapkan tahniah yang setinggi-tingginya, serta menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi langsung maupun tidak langsung dalam menyukseskan Helat Pelalawan ke 25 tahun ini.
"Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar, aman, sukses dan sesuai dengan yang kita harapkan, dengan adanya kegiatan terintegrasi ini saya mengajak semua pihak untuk mendukung semaksimal mungkin kita jaga ketertiban dan keamanan bersama-sama. Petik manfaatnya untuk membangun diri sendiri dan membangun negeri," pungkasnya. ***