Kanal

PTMP Gelar Diskusi Banjir di Ibukota Pelalawan, Salah Siapa?

PelalawanPos.co- Banjir Ibukota kabupaten Pelalawan, Salah Siapa? Itu topik yang pantas disematkan selama beberapa pekan terakhir mengingat kondisi banjir kian buruk akibat curah hujan yang cukup tinggi di Pangkalan Kerinci.

Kondisi ini tak hayal banyak statmen kurang elok membanjiri kolom medsos Facebook hingga Group WhatsApp menyalahkan berbagai pihak, namun itu hanya sebuah kekecewaan yang disampaikan masyarakat terhadap kondisi banjir yang kian buruk di Ibukota Pelalawan.

Meskipun begitu, isu-isu tersebut dijadikan bahan diskusi oleh Poros Tengah Mahasiswa Pemuda Riau (PTMP-R) dalam mencari Siapa Salah? disaat banjir melanda Ibukota Pelalawan.

Acara diskusi "Ngopi Santai" dipandu moderator Aktivis Pelalawan, Tauhid Marifatullah S.IP dengan menghadirkan narasumber Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten, Awaludin Majid, ST, M.Si didampingi Kabid SDA Irham dan Kabid PBPP Tomas.

Sedangkan Narasumber dari DLH Pelalawan diwakili Kabid Pengelolaan Sampah Tengku Indra Hidayat SP, dan Camat Pangkalan Pangkalan Kerinci Dodi A Syaputra S.STP serta narasumber tokoh muda Pangkalan Kerinci, Ferly Azhari SH.

Sementara acara diskusi Banjir di Ibukota kabupaten Pelalawan diikuti pulahan mahasiswa dan Pemuda dan RT, Senin malam (1/11/2021) di Kantor Pelalawan Pos Group, Jalan Pemda Pangkalan Kerinci Kota, Kabupaten Pelalawan, Riau.

"Alhamdulillah, acara diskusi malam kemarin berjalan dengan lancar, rekan-rekan mahasiswa aktif memberikan pertanyaan dan saran solusi untuk mengetas banjir di Ibukota Pelalawan ini," kata ketua Panitia Raihan Afrinal Dumaianta, Selasa (2/11/2021).

Selain itu, Sambung Korda Pelalawan BEM Se-Riau ini, melalui pemaparan para narasumber seperti PUPR Pelalawan cukup jelas di pahami mahasiswa. Meski diskusi cukup panas, para peserta dan narasumber cukup sepakat menentukan Siapa yang Salah?.

Ditambahkan Raihan, hasil diskusi yang telah disepakati bersama nantinya akan diserahkan kepada Bupati Pelalawan dan Wakil Bupati Pelalawan sebagai masukan dan kritikan membangun untuk Pemerintah Kabupaten Pelalawan terkait Banjir di Ibukota Kabupaten Pelalawan.***

Ikuti Terus Pelalawanpos

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER