Kanal

Rahmat Pantun Resmi Jadi Mahasiswa S1 Pariwisata, Padukan Budaya Melayu dan Pendidikan Tinggi

ROKAN HILIR (PelalawanPos)– Sosok Muhammad Sarbaini yang lebih dikenal dengan nama Rahmat Pantun kembali menorehkan kisah inspiratif dalam perjalanan hidupnya. Dikenal luas sebagai penggiat seni, motivator, sekaligus duta budaya Riau yang konsisten melestarikan pantun tinggi tradisi lisan yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda dunia—kini Rahmat resmi menapaki dunia akademik di jenjang perguruan tinggi.

Melalui jalur Universitas Terbuka (UT), Rahmat Pantun tercatat sebagai mahasiswa baru pada Program Studi Strata Satu (S1) Pariwisata. Di tengah aktivitasnya sebagai konten kreator dan pegiat budaya, Rahmat memilih layanan paket tanpa tutorial tatap muka, sebuah pilihan yang mencerminkan semangat belajar mandiri, disiplin, serta komitmennya untuk terus mengembangkan kapasitas diri.

Keputusan Rahmat mengambil jurusan pariwisata mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, terutama pemerhati budaya dan pariwisata daerah. Latar belakangnya yang kuat dalam promosi budaya Melayu dinilai sangat relevan dengan upaya pengembangan sektor pariwisata, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir dan Provinsi Riau secara umum.

“Langkah ini bukan sekadar mengejar gelar akademik, tetapi juga upaya menyelaraskan kecintaan terhadap budaya dengan wawasan pariwisata modern,” ujar salah seorang pengamat budaya setempat. Ia menilai, dengan bekal ilmu pariwisata, Rahmat Pantun diharapkan mampu mengemas potensi wisata Riau secara lebih terstruktur dan berdaya saing, dengan pantun Melayu sebagai daya tarik budaya yang khas dan bernilai jual tinggi.

Status barunya sebagai mahasiswa aktif Universitas Terbuka menandai lembaran baru dalam perjalanan Rahmat Pantun. Ia pun menjadi contoh nyata bahwa pendidikan tinggi dapat ditempuh oleh siapa saja dan di usia berapa pun, tanpa harus meninggalkan peran dalam melestarikan serta mengembangkan warisan budaya bangsa.

Dengan perpaduan antara pendidikan formal dan kiprah budaya yang telah ia jalani, Rahmat Pantun diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi penguatan identitas budaya dan kemajuan pariwisata daerah di masa mendatang.***

Ikuti Terus Pelalawanpos

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER