Pembelajaran Dihentikan, Akibat Puluhan Pelajar di Salah Satu SMP Pekanbaru Terpapar Covid-19

Sabtu, 27 November 2021

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas.

PelalawanPos.co- Lonjakan kasus Covid-19 terjadi di Kota Pekanbaru. Lonjakan terjadi akibat munculnya klaster sekolah pada, Jumat (26/11/2021).

Data dari Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru, ada kenaikan kasus sebanyak 54 kasus dalam sehari. Kasus ini berasal dari salah satu sekolah swasta SMP dan SMA Abdurrab Islamic Center, Jalan Bakti Kecamatan, Marpoyan Damai. 

Mayoritas dari pasien merupakan peserta didik di sekolah yang terdapat kasus covid-19. Mereka kebanyakan berdomisili di Kelurahan Tangerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai.

Kasus mengalami lonjakan karena tim satgas melakukan penelusuran setelah mendapati kasus covid-19 di sekolah swasta tersebut.

"Kasus mengalami lonjakan karena kita melakukan penelusuran terhadap kontak erat pasien," terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra, Sabtu (27/11/2021). 

Saat ini tim satgas melakukan penelusuran dan tes terhadap para peserta didik dan tenaga pengajar. Namun Arnaldo tidak merinci jumlah awal pasien yang terkonfirmasi positif di sekolah swasta itu.

Penelusuran kontak erat berlangsung secara menyeluruh, pasca menemukan kasus positif covid-19 di sekolah pada awal penerapan PPKM level 1 di Pekanbaru. 

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas mengaku hingga Sabtu (27/11/2021) pagi, dirinya mendapat laporan total 69 guru dan pelajar SMP disana yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

"Langsung kita hentikan pembelajaran. Dari 69 itu ada 10 orang guru (konfirmasi positif," terang Ismardi, Sabtu (27/11/2021). 

Menurutnya, PTM terbatas disekolah ini harus ditutup hingga dinyatakan aman. Untuk pelajar yang tidak terkonfirmasi positif bisa melanjutkan pembelajaran secara daring. 

Ia mengaku, sejak awal pekan kemarin PTM sudah mulai dihentikan akibat ada salah seorang pelajar yang sakit. Namun, berdasarkan pemeriksaan baru diketahui kemarin ada pelajar yang terkonfirmasi positif.**