Dwi Surya Pamungkas ST, Ketua ASPAR Riau. (Foto/Istimewa).
PelalawanPos.co- Pemuda asli Pelalawan, Dwi Surya Pamungkas S.T ditunjuk jadi Ketua Asosiasi Petani Atsiri Riau (APAR) di Pekanbaru pada Jum'at tanggal 22 Oktober 2021.
Hal ini bertujuan sebagai wadah petani atsiri untuk berkumpul dan berdiskusi demi peningkatan kesejahteraan petani Serai Wangi.
Diketahui, minyak Atsiri (essential oil) merupakan hasil ekstraksi dari tumbuh-tumbuhan yang memiliki berbagai manfaat bagi manusia baik itu sebagai aromaterapi, relaksasi, bahan baku medis, penyedap makanan dan berbagai manfaat lain bagi manusia dalam bentuk cairan atau minyak.
Kepada PelalawanPos, Minggu (24/10/2021) Ketua APAR Riau, Dwi Surya Pamungkas ST,mengatakan begitu banyak potensi atsiri dari berbagai daerah di seluruh Indonesia sehingga perlu adanya sebuah wadah yang berisikan para petani di bidang atsiri khusus petani Serai Wangi.
"Dengan adanya perkumpulan APAR ini diharapkan para petani Serai Wangi dapat lebih berkontribusi bagi Riau. Kehadiran APAR ini jelas membanggakan bagi para petani Serai Wangi di tengah perekonomian yang berada di titik nadir pasca pandemi Covid-19 yang mulai pulih,"ujar Dwi.
Lanjut alumni Mahasiswa UIR ini menyebutkan bahwa budidaya Serai Wangi yang sempat harum pada masanya kini terbengkalai. Penyebabnya karena harga jual minyak asiri serai wangi di tingkat petani jatuh. Pemerintah perlu mengawal pengembangan hilirnya.
"Dan ini yang akan kita lakukan dengan adanya organisasi ini. Kita harapkan ke depan, para petani Serai Wangi pun dapat bergelut ekonominya dengan adanya persaingan harga yang bagus,"terangnya.
Sambung Dwi, untuk itu, APAR diharapkan turut menjadi wadah perjuangan bagi petani atsiri di Indonesia khusus Riau sehingga memiliki posisi dan daya tawar lebih kuat dalam industri essential oil Baik di dalam maupun luar negeri.
Tentunya, menjadi motor penggerak petani atsiri di Riau yakni berkaitan dengan serangkaian tindakan komprehensif yang harus diambil untuk memastikan bahwa minyak atsiri dan produk turunannya terjamin.
Selanjutnya, melalui persatuan ini kita berharap bisa menembus pasar baik dalam dan luar negeri juga berharap dukungan dari para stakeholder di Riau baik dalam hal permodalan maupun capacity building.
"Karena kaya akan manfaat minyak atsiri menjadi salah satu primadona dalam dunia perdagangan baik itu ke dalam maupun luar negri," tungkasnya.**