
BAGANSIAPI-API (PelalawanPos.co) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Kabupaten Pelalawan. Dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) VIII yang berlangsung di Bagansiapi-api, Kabupaten Rokan Hilir, sejumlah atlet panahan asal Pangkalan Kerinci berhasil membawa pulang medali.
Kejurprov VIII tersebut digelar pada 16–20 September 2026 dan diikuti 11 kabupaten/kota se-Provinsi Riau dengan total 196 atlet. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Rokan Hilir, Joni Carles.
Memasuki hari ketiga, Jumat (18/9/2026), atlet Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Pelalawan menunjukkan performa positif dengan menyumbangkan sejumlah medali.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Fatimah, siswi kelas III SD IT Al Bayan, Pangkalan Kerinci. Atlet muda tersebut berhasil meraih dua medali emas pada nomor Standar Nasional U-10 Women.
Prestasi serupa juga ditorehkan Rafi, siswa kelas X SMA Taruna Andalan Pangkalan Kerinci. Rafi berhasil membawa pulang dua medali emas pada nomor Compound U-18 Man.
Sementara itu, Sakha, siswa kelas VI SD IT Al Bayan Pangkalan Kerinci, turut memberikan kontribusi dengan meraih dua medali perak pada nomor Compound U-13 Man.
Perolehan medali tersebut menjadi catatan membanggakan bagi pembinaan olahraga panahan di Kabupaten Pelalawan, khususnya dalam mencetak atlet-atlet usia muda.
Ketiga atlet tersebut dibina oleh Coach Dedi Susanto dan Coach Dedi Andrian. Dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka meraih prestasi.
Fatimah merupakan putri Tri Romawi, Rafi merupakan putra Doni Syaputra, sedangkan Sakha merupakan putra Adi Zainal.
Bagi para atlet muda tersebut, raihan medali di Kejurprov VIII bukanlah akhir. Mereka memiliki motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar kelak mampu menjadi atlet profesional serta mengukir prestasi tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional hingga internasional.
Prestasi Fatimah yang berhasil menyabet dua medali emas sekaligus menjadi salah satu sorotan dalam kejuaraan panahan tingkat Provinsi Riau tahun ini. Usianya yang masih belia menunjukkan bahwa Pelalawan memiliki potensi besar dalam pembinaan atlet panahan sejak usia dini.
Dengan dukungan pelatih, orang tua, organisasi olahraga dan pembinaan yang berkelanjutan, para atlet muda Pelalawan diharapkan terus berkembang dan mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.***