Kejari Pelalawan Turun ke Jalan, Ajak Warga Bersama Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi

Rabu, 16 September 2026

PANGKALAN KERINCI, PelalawanPos.co —Upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya korupsi terus dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan. Tidak hanya melalui kegiatan di dalam ruangan, sejumlah jaksa turun langsung ke jalan untuk mengkampanyekan gerakan antikorupsi kepada masyarakat, Selasa (15/9/2026).

Mengusung tema “Bersama Wujudkan Indonesia Bebas dari Korupsi”, jajaran Kejari Pelalawan menyampaikan pesan antikorupsi secara langsung kepada para pengendara maupun pejalan kaki yang melintas di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Kegiatan tersebut menyasar kawasan yang ramai dikunjungi warga, di antaranya di depan Cafe Sultan, Kompleks Perkantoran Bupati Pelalawan. Lokasi ini menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat, khususnya warga yang berolahraga pada sore hari.

Kampanye kemudian dilanjutkan di kawasan depan Taman Kenangan, Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci. Di lokasi tersebut, aktivitas masyarakat dan arus kendaraan cukup padat sehingga pesan antikorupsi dapat disampaikan secara langsung kepada lebih banyak warga.

Sejumlah jaksa tampak membagikan pesan-pesan antikorupsi sembari mengajak masyarakat ikut berperan dalam mencegah praktik korupsi. Edukasi tersebut menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan, Dr. Eka Nugraha, S.H., M.H., melalui Kepala Seksi Intelijen Pajri Aef Sanusi, S.H., menyampaikan bahwa kampanye antikorupsi merupakan bagian dari upaya Kejari Pelalawan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya integritas dalam kehidupan bermasyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan.

“Kita turun mengkampanyekan antikorupsi ke masyarakat,” ujar Pajri.

Menurutnya, pencegahan korupsi perlu dilakukan secara bersama-sama dengan membangun budaya integritas sejak dari lingkungan keluarga, masyarakat hingga pemerintahan.

Kampanye turun ke jalan tersebut juga menjadi momentum bagi Kejari Pelalawan untuk mendekatkan institusi penegak hukum dengan masyarakat. Pesan yang disampaikan sederhana, namun memiliki makna penting: korupsi bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga persoalan integritas dan tanggung jawab bersama.

Melalui kegiatan tersebut, Kejari Pelalawan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menolak segala bentuk praktik korupsi serta berani mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang bersih, transparan dan berintegritas.

“Bersama Wujudkan Indonesia Bebas dari Korupsi.”***