Aktivis Pelalawan Beri Dua Jempol untuk Komitmen PT Musim Mas di Tengah Maraknya Karhutla

Sabtu, 05 September 2026

Aktivis kampus Pelalawan, Saipul Anwar Munthe

PELALAWAN (Pelalawanpos) — Di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Riau, komitmen perusahaan dalam melakukan pencegahan dan menjaga keselamatan lingkungan mendapat apresiasi dari aktivis Pelalawan.
Aktivis yang juga Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sumatera Utara (HIMASU) Pelalawan Riau, Saipul Anwar Munthe, memberikan dua jempol kepada PT Musim Mas atas komitmen dan langkah-langkah safety dalam mencegah terjadinya karhutla di kawasan perkebunan yang berada dalam pengelolaannya.
Menurut Saipul, di tengah kondisi karhutla yang saat ini menjadi perhatian serius di Riau, langkah pencegahan yang dilakukan perusahaan merupakan sesuatu yang patut diapresiasi dan didukung.
“Kita beri dua jempol untuk PT Musim Mas. Di tengah maraknya karhutla saat ini, komitmen perusahaan dalam melakukan pencegahan dan menjaga keamanan kawasan perkebunannya patut kita apresiasi. Langkah-langkah safety seperti ini wajib kita dukung bersama,” ujar Saipul yang juga wakil Bupati Himagrotek ITP2i 2025-2026 ini.
Ia menegaskan  seluruh pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan sejak dini.dan Kesiapsiagaan personel, pemantauan kawasan, penyediaan sarana prasarana, serta sistem respons cepat merupakan bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla.
“Setiap langkah pencegahan harus kita dukung,” katanya.
Saipul juga berharap komitmen PT Musim Mas dalam menjaga kawasan perkebunannya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan agar mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian lingkungan.
“Jangan sampai komitmen ini hanya dilakukan ketika karhutla sedang marak, tetapi harus menjadi komitmen berkelanjutan. Kita berharap PT Musim Mas bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di Kabupaten Pelalawan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Saipul mengajak seluruh perusahaan perkebunan yang beroperasi di Pelalawan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama pada kondisi cuaca yang rawan terjadinya kebakaran.
“Langkah-langkah safety dan pencegahan karhutla yang dilakukan perusahaan wajib kita dukung dan dorong agar terus ditingkatkan. Jangan sampai kita baru bergerak setelah api bencana sudah di depan mata, " tutup Saipul.***