LMRT Pangkalan Kerinci Kibarkan Nama Pelalawan di Ajang Motoprix Piala Wali Kota Pekanbaru 2026

Senin, 24 Agustus 2026

Pembalap Road Race Laut Merah, Bima P saat mengikuti Kejuaraan Balap Motor Motoprix Piala Wali Kota Pekanbaru 2026.

PEKANBARU (PelalawanPos.co) – Tim road race Laut Merah Racing Team (LMRT) asal Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, kembali menunjukkan eksistensinya di dunia balap motor dengan ambil bagian dalam Kejuaraan Balap Motor Motoprix Piala Wali Kota Pekanbaru 2026.

Kejuaraan bergengsi tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (22–23 Agustus 2026), di Sirkuit Nonpermanen Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.

Keikutsertaan LMRT bukan sekadar meramaikan kompetisi. Tim asal Pelalawan ini telah belasan tahun malang melintang mengikuti berbagai event balap motor, mulai dari tingkat daerah hingga ajang berskala nasional.

Dengan pengalaman panjang tersebut, LMRT dinilai telah menjadi salah satu tim yang turut membawa nama Kabupaten Pelalawan ke kancah olahraga otomotif. Kiprah para pembalap dan kru LMRT di berbagai lintasan menjadi bukti bahwa talenta otomotif dari Pelalawan mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan dunia road race.

Owner Laut Merah Racing Team, Hasan, mengatakan perjalanan panjang LMRT tentu tidak terlepas dari perjuangan para pembalap, mekanik, kru, serta dukungan berbagai pihak.

Hal tersebut disampaikannya kepada awak media, Senin (24/8/2026).

Menurut Hasan, dukungan dan perhatian terhadap tim balap lokal sangat dibutuhkan agar LMRT dapat terus berkembang dan membawa nama Pelalawan dalam berbagai kompetisi.

“Tim Laut Merah sudah belasan tahun mengikuti berbagai event, baik daerah maupun nasional. Kontribusi tim dalam mengharumkan nama Pelalawan di aspal hitam tentu tidak perlu diragukan lagi. Namun, dukungan dan support masih sangat kami perlukan,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak pihak, khususnya pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat, yang memberikan perhatian terhadap perkembangan olahraga otomotif di Kabupaten Pelalawan.

Menurutnya, dukungan tersebut bukan hanya untuk tim, tetapi juga menjadi investasi bagi lahirnya bibit-bibit pembalap muda Pelalawan yang berpotensi mengukir prestasi lebih tinggi.

“Harapan kami, ke depan dukungan terhadap olahraga otomotif semakin besar. Kami ingin terus membawa nama Pelalawan dan memberikan prestasi terbaik di setiap kejuaraan,” tambah Hasan.

Kiprah LMRT menjadi bukti bahwa semangat anak-anak daerah untuk berprestasi di dunia otomotif masih terus menyala. Dengan dukungan yang kuat dan pembinaan berkelanjutan, bukan tidak mungkin pembalap asal Pelalawan mampu berbicara lebih jauh di tingkat nasional, bahkan hingga kancah yang lebih tinggi.

Aspal menjadi lintasan perjuangan, sementara nama Pelalawan menjadi kebanggaan yang terus dibawa LMRT di setiap balapan.***