
Warga Desa Tri Mulya Jaya Gelar Bulan Bakti Gotongroyong.
Ukui (PelalawanPos.co)– Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tampak begitu kuat di Desa Tri Mulya Jaya, Kecamatan Ukui. Dalam rangka memperingati Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026, Pemerintah Desa Tri Mulya Jaya bersama berbagai elemen masyarakat menggelar aksi gotong royong membersihkan fasilitas umum desa, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Desa, Tim Penggerak PKK, RT, RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta), serta para santri dan santriwati Pondok Pesantren Darul Huda. Kebersamaan seluruh unsur masyarakat menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat desa.
Kepala Desa Tri Mulya Jaya, Yoga Nur Andalas, mengatakan bahwa Bulan Bakti Gotong Royong bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan, meningkatkan rasa memiliki terhadap fasilitas desa, serta menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
"Gotong royong merupakan budaya luhur bangsa yang harus terus kita lestarikan. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat agar terus bersinergi dalam membangun Desa Tri Mulya Jaya menjadi desa yang bersih, sehat, dan nyaman," ujar Yoga Nur Andalas.
Ia juga mengapresiasi antusiasme seluruh elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa Kukerta dan para santri menjadi contoh positif bahwa semangat pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi nyata.
Dalam kegiatan itu, peserta bergotong royong membersihkan jalan lingkungan, selokan, halaman fasilitas umum, serta sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa.
Yoga berharap semangat gotong royong tidak hanya dilakukan pada momen Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, tetapi menjadi budaya yang terus hidup dalam kehidupan sehari-hari.
"Kalau kebersamaan terus kita jaga, insya Allah pembangunan desa akan semakin mudah terwujud. Desa yang bersih, sehat, dan nyaman merupakan tanggung jawab kita bersama," tutupnya.***