
Bupati Pelalawan H. Zukri SM MM saat turun memantau anak anak di jalanan yang dimanfaatkan meminta uang di jalanan.
PANGKALAN KERINCI – Langkah tegas Bupati Pelalawan H. Zukri SM, MM yang turun langsung ke lapangan untuk menyelamatkan anak-anak di bawah umur yang diduga dieksploitasi untuk meminta-minta di jalanan mendapat apresiasi dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Pelalawan.
Komnas PA menilai kepedulian orang nomor satu di Kabupaten Pelalawan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi hak-hak anak dari praktik eksploitasi.
Ketua Komnas PA Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra, S.I.Kom, mengatakan bahwa tindakan Bupati Pelalawan menunjukkan persoalan eksploitasi anak sudah menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
"Pak Bupati sudah turun langsung ke lapangan. Artinya persoalan ini sudah bersifat urgen dan harus menjadi perhatian bersama. Anak-anak seharusnya mendapatkan haknya untuk belajar, bukan dimanfaatkan untuk mencari uang di jalanan," ujar Erik, Senin (29/6/2026).
Sebelumnya, Bupati Pelalawan H. Zukri bersama Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Latedara, S.I.K., turun langsung menyelamatkan tiga anak di bawah umur yang diduga menjadi korban eksploitasi.
Ketiga anak tersebut kemudian diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren dengan pembiayaan dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan serta dukungan dari Baznas Kabupaten Pelalawan.
Menurut Erik, upaya penyelamatan anak tidak cukup hanya dilakukan oleh kepala daerah dan aparat kepolisian. Seluruh pihak terkait, terutama dinas-dinas teknis, harus proaktif melakukan monitoring di lapangan.
"Bupati sudah turun ke lapangan. Dinas terkait juga harus segera bergerak melakukan pengawasan dan monitoring. Kalau benar anak-anak tersebut berasal dari Pelalawan, maka kita harus selamatkan dan pastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak. Namun jika berasal dari luar daerah, maka harus dikoordinasikan untuk dikembalikan ke daerah asalnya," tegas Erik.
Lebih lanjut, Erik menyatakan Komnas PA Kabupaten Pelalawan siap bersinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan penyelamatan terhadap anak-anak yang masih berada di jalanan.
"Kami bersama tim Komnas PA siap turun bersama-sama untuk menyelamatkan anak-anak di jalanan agar mereka memperoleh hak-haknya sebagai anak, termasuk hak mendapatkan pendidikan dan perlindungan dari segala bentuk eksploitasi," tambahnya.
Komnas PA berharap langkah cepat yang dilakukan Bupati Pelalawan dapat menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan serta mencegah praktik eksploitasi anak agar tidak kembali terjadi di Kabupaten Pelalawan.***