
Plt Kepala Bappeda Pelalawan, Tengku Muhammad Sukron, S.Sos., M.E.
PELALAWAN (Pelalawanpos) - Merespon keluhan masyarakat di Kecamatan Pelalawan terkait rusak parahnya jalan yang menjadi satu satu nya akses transportasi menuju kota Pangkalan Kerinci, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Pelalawan, Tengku Muhammad Syukran S.Sos, ME menegaskan bahwa Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau terkait perbaikan jalan yang dikeluhkan masyarakat di Kelurahan Pelalawan itu.
"Pemeliharaan jalan itu merupakan kewenangan Pemprov Riau, karena jalan itu kan jalan Provinsi sebagaimana Keputusan Gubernur Riau No. 7464/x/2023 tentang Penetapan Ruas Jalan Menurut Statusnya sebagai Jalan Provinsi Riau,, apalagi dengan kondisi UPT jalan dan jembatan PUPR Riau saat ini jadi kendala untuk melakukan kegiatan perbaikan jalan. Tapi kita (Pemkab Pelalawan red) selalu mencari solusi untuk itu, Bahkan usulan penanganan 2 ruas jalan provinsi riau yang berada di kabupaten Pelalawan yakni Ruas Simpang Perak - Istana Sayap sepanjang 28 km dan Ruas Lintas Bono sepanjang 189 km yang usulannya ditandatangan oleh Pak Bupati, sudah kita sampaikan diawal maret kemaren "jelas Tengku Syukran, Rabu (13/5/2026)
Meski berada dalam kewenangan PUPR Provinsi Riau untuk melakukan perbaikan jalan menuju Kelurahan tempat berdirinya Istana Sayap itu tidak lantas membuat Pemkab Pelalawan lepas tangan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat yang melakukan rutinitas harian melintasi jalan tersebut.
"Kita akan koordinasi bentuk penanganan cepat yqng bisa dilakukan"lanjut Syukran.
Pemkab Pelalawan, kata Syukran, sangat menyadari fungsi jalan sebagai satu satunya akses transportasi ke Kelurahan Pelalawan dan desa sekitar dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, apalagi dengan kondisi sekarang jalan banyak berlobang hingga beberapa kali menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan menjadi masalah baru bagi pelintas disana.
"Karena pengerjaan jalan yang dimaksudkan tersebut butuh waktu penanganan oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PUPR, masyarakat di harapkan berhati hati melintasi jalan tersebut agar resiko terjadinya kecelakaan dapat di hindari.,"pungkasnya***