
Pelalawan (PelalawanPos)– Keluhan masyarakat terkait antrean panjang dan isu kelangkaan BBM subsidi langsung direspons cepat oleh Forkopimda Kabupaten Pelalawan. Minggu siang (3/5/2026), jajaran pimpinan daerah turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU, termasuk di Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, setelah sebelumnya meninjau SPBU di Pangkalan Kerinci.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.30 hingga 12.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, didampingi Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara dan Wakil Ketua DPRD Pelalawan Baharudin. Turut hadir pula sejumlah pejabat Polres Pelalawan serta pihak pengelola SPBU.
SPBU Desa Dundangan menjadi fokus sidak setelah muncul laporan masyarakat terkait antrean kendaraan yang mengular hingga dugaan kosongnya stok BBM subsidi. Di lokasi, Forkopimda melakukan pengecekan langsung ke area pengisian hingga ruang kontrol untuk memastikan kondisi riil distribusi BBM.
Bupati Pelalawan H. Zukri menegaskan bahwa kehadiran Forkopimda merupakan bentuk tanggap cepat pemerintah terhadap keresahan warga. Ia menyebut pihaknya ingin memastikan secara langsung penyebab antrean panjang dan keterlambatan distribusi BBM subsidi.
“Kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan. Kami ingin tahu kenapa stok BBM subsidi kosong dan kapan distribusinya tiba, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari pihak SPBU kepada masyarakat. Ia meminta pengelola aktif menyampaikan jadwal kedatangan BBM agar warga tidak menunggu tanpa kepastian.
“Kami sarankan pihak SPBU transparan, sampaikan kepada masyarakat kapan BBM subsidi datang. Ini penting agar tidak menimbulkan kekecewaan,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Manajer SPBU Desa Dundangan, Faryabi Kaban, mengakui bahwa saat ini stok BBM subsidi memang sedang kosong. Namun, ia memastikan pasokan tengah dalam perjalanan dan akan segera diinformasikan kepada masyarakat.
“Stok saat ini kosong, tetapi sudah dalam perjalanan. Kami akan segera memberitahukan kepada masyarakat terkait waktu kedatangannya,” jelasnya.
Sidak tersebut berakhir dalam kondisi aman dan kondusif. Forkopimda memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap distribusi BBM subsidi di wilayah Pelalawan guna mencegah terjadinya kelangkaan serta mengurai antrean panjang yang meresahkan masyarakat.***