Tangis Haru Iringi Keberangkatan 223 Jemaah Haji Pelalawan, Bupati Zukri: Tinggalkan Dunia, Raih Ridho Ilahi

Ahad, 03 Mei 2026

Pelalawan (PelalawanPos)– Suasana khidmat dan haru menyelimuti pelepasan 223 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Pelalawan Tahun 1447 H/2026 M. Di bawah langit dini hari, langkah para tamu Allah itu dilepas langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri di Masjid Agung Ulul Azmi, Minggu (3/5/2026), menuju perjalanan suci yang dinanti seumur hidup.

Didampingi unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, pelepasan berlangsung penuh doa dan harapan. Satu per satu jemaah berpamitan, sebagian tak kuasa menahan air mata, meninggalkan keluarga demi menunaikan panggilan Ilahi.

Sebanyak 223 jemaah tersebut diberangkatkan dalam satu rangkaian menggunakan lima unit bus, dengan pengawalan ketat dari Kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, sebelum melanjutkan perjalanan ke Embarkasi Batam.

Dari total tersebut, 212 jemaah diberangkatkan pada penerbangan pertama, sementara 11 jemaah lainnya menyusul pada keberangkatan kedua menggunakan maskapai Lion Air. Selanjutnya, seluruh jemaah dijadwalkan terbang ke Madinah pada 4 Mei 2026 pukul 07.40 WIB.

Menariknya, keberangkatan kali ini diwarnai keberagaman usia. Jemaah tertua, Tarih Radin (80), asal Pangkalan Lesung, tampak tegar menjalani perjalanan panjang. Sementara jemaah termuda, Wafri Arkana Hanafi (18), dari Pangkalan Kerinci, menjadi simbol semangat generasi muda dalam menunaikan rukun Islam kelima.

Dalam sambutannya, Bupati Zukri menyampaikan pesan mendalam yang menyentuh hati para jemaah.

“Tidak semua orang dipilih Allah untuk berhaji. Maka luruskan niat, tinggalkan beban dunia. Yakinlah, apa yang kita tinggalkan di rumah, Allah yang akan menjaganya,” ujar Zukri dengan penuh harap.

Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan haji bisa jadi adalah kesempatan pertama sekaligus terakhir, sehingga harus dijalani dengan ketulusan dan kesungguhan hati.
“Ini perjalanan luar biasa. Bisa jadi ini haji pertama dan terakhir kita. Maka sempurnakanlah dengan hati yang ikhlas,” pesannya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah, serta saling membantu antar sesama jemaah, khususnya bagi yang lanjut usia. Ia juga meminta para petugas dan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan seluruh ibadahnya diterima oleh Allah SWT,” tutupnya.

Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual menuju kesucian. Dari Pelalawan, doa-doa dipanjatkan, mengiringi langkah para tamu Allah menuju Tanah Suci.***