Musda Ulang HMI Badko Sumbagtera Dinyatakan Sah, Teguhkan Konsolidasi dan Arah Baru Organisasi

Senin, 27 April 2026

Foto ilustrasi.

SUMATERA (PelalawanPos) – Musyawarah Daerah (Musda) ulang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi Sumbagtera resmi dinyatakan sah dan konstitusional. Forum ini menjadi langkah korektif yang dijalankan atas keputusan PB HMI MPO guna menjaga integritas serta keberlangsungan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Pelaksanaan Musda ulang pada 26 April 2026 tersebut dihadiri cabang-cabang yang memenuhi ketentuan kuorum, di antaranya Batam Madani, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bireuen, Padang, Bengkalis, Kuantan Singingi (Kuansing), Indragiri Hulu (Inhu), serta Mandailing Natal (Madina). Dengan terpenuhinya kehadiran tersebut, forum dinyatakan sah secara organisatoris.

Meski sempat diwarnai dinamika internal dan perbedaan pandangan dari sebagian cabang, jalannya persidangan tetap berlangsung dalam koridor konstitusi organisasi. Perbedaan sikap tersebut dipandang sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat di tubuh HMI.

Musda ulang juga dinilai berlangsung lebih terbuka dan partisipatif. Forum memberi ruang bagi seluruh cabang untuk menyampaikan aspirasi secara proporsional, dengan tetap menjunjung tinggi aturan organisasi.

Steering Committee (SC) Musda ulang turut diisi oleh sejumlah kader HMI, yakni Komisi PAO PB HMI Alfan Prasad yang juga menjabat Wasekjend PB HMI, Gomgom Maruli Purba, serta perwakilan Aceh Syibran Malasi.

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa seluruh tahapan persidangan telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan terpenuhinya kuorum dan prosedur, hasil Musda ulang memiliki legitimasi organisatoris yang kuat.

“Musda ulang ini merupakan langkah konstitusional untuk memastikan organisasi tetap berjalan sesuai aturan dan menjaga marwah HMI,” ungkap salah satu unsur panitia.

Seluruh keputusan yang dihasilkan dalam forum tersebut dinyatakan sah selama tidak bertentangan dengan AD/ART HMI. Sementara itu, perbedaan sikap dari sebagian cabang tetap dihormati sebagai dinamika internal yang tidak mengurangi keabsahan forum.

Ke depan, seluruh elemen HMI diharapkan kembali bersatu dalam semangat konsolidasi dan persatuan. Momentum Musda ulang ini diharapkan menjadi titik balik dalam memperbaiki tata kelola organisasi sekaligus memperkuat peran HMI sebagai kekuatan intelektual dan gerakan perjuangan dalam menjawab tantangan umat dan bangsa.***