
Ketua KAMMI Pelalawan, Guna Damanik. (Foto/istimewa)
Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Dukungan terhadap pengembangan Z-Park Kerinci Skyland terus mengalir. Kali ini datang dari Ketua KAMMI Pelalawan, Guna Damanik, yang menilai Z-Park sebagai salah satu contoh nyata pengelolaan wisata berbasis sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Z-Park tidak hanya menghadirkan destinasi wisata keluarga, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi ratusan mustahik di Kabupaten Pelalawan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 420 mustahik telah menerima manfaat dengan total distribusi mencapai sekitar Rp1,7 miliar.
“Ini bukan sekadar tempat wisata, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi umat. Kita melihat langsung bagaimana manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” ujar Guna, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, pasca Lebaran lalu, masing-masing mustahik menerima bantuan sebesar Rp1.300.000. Jumlah penerima pun mengalami peningkatan dari sebelumnya 400 menjadi 420 orang, yang menunjukkan adanya pertumbuhan dan pengembangan program yang berkelanjutan.
Selama satu tahun berdiri, total manfaat yang diterima setiap mustahik bahkan telah mencapai Rp4.300.000. Hal ini menjadi indikator bahwa Z-Park mampu menghadirkan sistem distribusi yang konsisten dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Tak hanya berhenti di situ, Z-Park saat ini terus berbenah dengan mengembangkan berbagai fasilitas baru, salah satunya pembangunan kafe di kawasan wisata tersebut. Kehadiran kafe ini diharapkan dapat menambah daya tarik pengunjung sekaligus menyediakan ruang santai bagi masyarakat.
“Pengembangan ini tentu sangat positif. Selain meningkatkan kenyamanan pengunjung, juga membuka peluang ekonomi baru, termasuk penambahan jumlah mustahik dan lapangan kerja bagi anak-anak muda Pelalawan,” tambahnya.
Guna menegaskan, pihaknya mendukung penuh agar pengelolaan Z-Park terus dilakukan secara profesional dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas lagi oleh masyarakat.
Dengan konsep wisata yang berpadu dengan pemberdayaan sosial, Z-Park dinilai menjadi contoh inovasi yang patut dikembangkan di daerah lain, sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi berbasis kebersamaan.***