
Teluk Meranti (PelalawanPos -Kapolres Pelalawan, John Louis Letedara, memimpin langsung kegiatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini merupakan hari kedua upaya pemadaman Karhutla di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kabag Ops AKP Yulhairi, SH., MH, serta dihadiri Kasat Lantas AKP Tatit Riskyan Hanafie, Kasat Polair AKP Mardani Thohenes, dan Kapolsek Teluk Meranti IPDA Vicky Risky. Mereka bersama tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT. GAS, RPK PT. Arara Abadi, serta puluhan personel Polri, bahu-membahu memadamkan api yang membakar lahan gambut seluas sekitar 4 hektare.
Kapolres Pelalawan, John Louis Letedara, menyampaikan bahwa upaya ini merupakan bentuk komitmen dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak buruk kebakaran hutan dan lahan.
“Pemadaman Karhutla ini merupakan upaya kami untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak buruk kebakaran hutan,” ujarnya.
Dalam proses pemadaman, tim menggunakan berbagai peralatan, di antaranya kendaraan roda dua dan roda empat, mesin robin, mesin mini striker, mesin Mark 3, mesin Komatsu, alat berat, puluhan roll selang, hingga satu unit drone untuk memantau titik api dari udara.
Meski demikian, upaya pemadaman tidak berjalan mudah. Tim menghadapi sejumlah kendala, mulai dari lokasi yang sulit dijangkau, cuaca panas terik, hingga angin kencang yang mempercepat penyebaran api. Selain itu, area kebakaran juga merupakan jalur lintasan Harimau Sumatera, sehingga kegiatan pemadaman tidak dapat dilakukan secara maksimal hingga malam hari demi menjaga keselamatan personel.
Hingga saat ini, titik api masih terpantau menyala. Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman dan mitigasi di lokasi untuk mencegah meluasnya kebakaran.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya Karhutla di masa mendatang.***