
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Pelalawan, Iswadi M. Yazid. (Foto/istimewa)
Pelalawan (PelalawanPos)– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pelalawan mulai menggalakkan program Masjid Ramah Pemudik di sejumlah masjid yang berada di sepanjang jalur strategis Lintas Timur Kabupaten Pelalawan.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Pelalawan, Iswadi M. Yazid, Rabu (4/3/2026), mengatakan pihaknya tengah melakukan pendataan sekaligus mendorong kesiapan masjid-masjid yang berada di jalur mudik untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari program Masjid Ramah Pemudik dan Ekspedisi Masjid Indonesia 2026 yang digagas oleh Kementerian Agama RI agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya saat musim mudik Lebaran.
“Kita sedang mendata dan mendorong masjid di jalur Lintas Timur, khususnya di Kecamatan Bandar Seikijang, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kecamatan Bandar Petalangan, Kecamatan Pangkalan Lesung, dan Kecamatan Ukui melalui KUA masing-masing,” ujar Iswadi.
Ia menjelaskan, koordinasi dilakukan dengan Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan guna memastikan masjid-masjid tersebut siap memberikan layanan kepada para pemudik, baik saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.
Menurut Iswadi, masjid yang berada di jalur mudik memiliki peran strategis sebagai tempat singgah bagi para pemudik untuk beristirahat sekaligus menunaikan ibadah. Karena itu, masjid-masjid tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana yang ramah, bersih, dan nyaman.
Adapun sejumlah kriteria masjid yang didorong menjadi Masjid Ramah Pemudik di antaranya terbuka selama 24 jam, memiliki fasilitas tempat wudhu dan toilet yang bersih, ketersediaan air bersih yang memadai, lingkungan yang aman, serta menyediakan ruang bagi pemudik untuk beristirahat sejenak.
Selain itu, pengurus masjid juga diharapkan dapat memberikan pelayanan yang humanis dan ramah kepada para pemudik yang singgah.
Iswadi menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari semangat Kemenag Berdampak, sekaligus mendukung komitmen Kementerian Agama dalam menyukseskan tagline nasional “Mudik 2026 Menyala”, yaitu menghadirkan perjalanan mudik yang menenangkan, nyaman, aman, dan lancar bagi masyarakat.
“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan umat. Melalui program ini kita ingin menghadirkan masjid yang benar-benar menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik, sehingga perjalanan mudik mereka terasa lebih tenang, aman, dan penuh keberkahan,” jelasnya.
Dengan koordinasi bersama para Kepala KUA di kecamatan sepanjang jalur Lintas Timur, Kemenag Pelalawan berharap masjid-masjid di wilayah tersebut dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini.***