UKUI (PelalawanPos.co)– Semangat kepramukaan menggema di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Sebanyak 1.542 anggota Pramuka dari jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA mengikuti Perkemahan Besar Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Ukui dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Riau ke-69 dan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada 5–9 Agustus 2026 tersebut dipusatkan di lingkungan Pondok Pesantren Khoirul Ulum, Desa Bukit Jaya, Kecamatan Ukui. Ribuan peserta dari golongan Siaga, Penggalang dan Penegak mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan pendidikan karakter, keterampilan, kreativitas hingga kepemimpinan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Pesta Siaga yang diisi berbagai perlombaan edukatif dan menyenangkan. Para peserta ditantang menyusun puzzle tempat ibadah, menyusun dan menempel atribut seragam Pramuka, mempraktikkan teknik tali-temali, estafet memasukkan air ke dalam botol menggunakan spons, hingga menguji pengetahuan kepramukaan.
Dalam Pesta Siaga tersebut, SDN 017 Bagan Limau berhasil keluar sebagai juara umum.
Dibuka dengan Pelepasan Burung Serindit
Pembukaan Perkemahan Besar Kwarran Ukui berlangsung semarak. Kegiatan dibuka oleh Camat Ukui H. Joko Hadi Saefuddin Zuhri, S.KM selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Ka Mabiran).
Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan seluruh golongan serta pelepasan sepasang burung serindit ke alam bebas.
Ketua Pelaksana Perkemahan, Hendrik, S.Pd., M.Kom, menjelaskan bahwa burung serindit sengaja dipilih sebagai maskot kegiatan tahun ini karena merupakan salah satu satwa khas hutan Riau.
Sementara itu, H. Joko menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah dan pembina Pramuka yang telah memberikan pembinaan kepada peserta didik melalui kegiatan kepramukaan.
Menurutnya, Pramuka bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi salah satu wadah penting untuk membentuk generasi muda yang disiplin, kreatif, mandiri dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Perkemahan ini menjadi salah satu wahana membina kemandirian, kepemimpinan, kreativitas dan kesadaran sosial dengan menanamkan jiwa korsa serta solidaritas,” ujarnya.
Momentum pembukaan juga diwarnai dengan pengukuhan Pramuka Garuda Kwarran Ukui. Sebanyak 11 anggota Pramuka Garuda golongan Penggalang dan 14 anggota golongan Penegak resmi dikukuhkan.
Selain itu, dilakukan pelepasan secara simbolis delapan anggota Pramuka peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII tahun 2026 di Buperta Cibubur, yang terdiri dari empat Penggalang putra dan empat Penggalang putri. Ka Kwarran Ukui Burhanudin, S.Pd.I., M.Pd menegaskan bahwa proses seleksi Pramuka Garuda dilakukan melalui tahapan panjang dan sangat selektif.
“Pramuka Garuda tidak hanya harus terampil dalam kepramukaan, tetapi juga harus mampu menjadi suri teladan bagi sesama anggota Pramuka dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Perkemahan besar ini mendapat dukungan penuh dari Pondok Pesantren Khoirul Ulum dan masyarakat Desa Bukit Jaya.
Pimpinan Pondok Pesantren Khoirul Ulum, KH. Khoirul Khudhori, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Kwarran Ukui yang memilih lingkungan pesantren sebagai lokasi kegiatan tahunan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pihak Kwarran. Atas nama pondok pesantren dan masyarakat sekitar, kami menyambut baik kegiatan ini,” ujarnya.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana perkemahan yang aman, nyaman dan penuh kebersamaan.
Perkemahan Besar Kwarran Ukui kemudian ditutup pada 9 Agustus 2026, bertepatan dengan rangkaian Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi Riau ke-69.
Ka Kwarran Ukui, Burhanudin, S.Pd.I., M.Pd, bertindak sebagai pembina upacara.
Penutupan semakin meriah dengan pembagian hadiah berbagai perlombaan, mulai dari bidang keagamaan, keterampilan kepramukaan hingga hasta karya berbahan barang bekas.
Untuk kategori Penggalang SD/MI, juara umum diraih SDN 015 Desa Bukit Gajah. Sementara kategori Penggalang SMP/MTs, juara umum diraih SMPN 1 Ukui.
Dalam sambutannya, Burhanudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan berhasil meraih prestasi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pondok Pesantren Khoirul Ulum serta masyarakat sekitar yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Mabiran, di antaranya Kapolsek Ukui, Kepala KUA, Kepala Puskesmas, Babinsa Bukit Jaya mewakili Danramil, Bhabinkamtibmas, Kanit Bimas serta para kepala desa se-Kecamatan Ukui.
Perkemahan Besar Kwarran Ukui pun menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Di tengah semangat Hari Pramuka dan Hari Jadi Riau, ribuan tunas muda Ukui belajar bahwa kemandirian, kepemimpinan, solidaritas dan kepedulian terhadap lingkungan adalah bekal penting untuk menatap masa depan.***