Pangkalan Kerinci (PelalawanPos) – Warga yang bermukim di pinggiran Sungai Kualo Kerinci digegerkan dengan tertangkapnya seekor buaya sepanjang kurang lebih 1,5 meter yang terjerat alat pancing tradisional milik nelayan, Jumat (24/7/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB saat seorang nelayan yang akrab disapa Tuwil hendak mengangkat taju, alat pancing tradisional yang dipasang di aliran sungai tidak jauh dari permukiman warga. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati seekor buaya justru tersangkut pada alat pancing tersebut.
Dengan perlengkapan seadanya, Tuwil bersama warga berusaha mengamankan reptil tersebut. Buaya kemudian diikat dan dibawa ke kawasan permukiman agar tidak membahayakan warga sambil menunggu petugas datang.
Tak lama setelah menerima laporan masyarakat, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pelalawan langsung turun ke lokasi sekitar pukul 22.00 WIB untuk melakukan evakuasi. Selanjutnya, buaya tersebut diamankan dan akan diserahkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau.
"Buaya itu tertangkap alat pancing tradisional berupa taju sekitar pukul 19.00 WIB. Kami mengevakuasinya dengan alat dan perlengkapan seadanya, lalu membawanya ke permukiman warga," ujar Tuwil.
Menurutnya, kemunculan buaya di Sungai Kualo Kerinci belakangan ini cukup mengkhawatirkan. Ia mengaku melihat sedikitnya lima ekor buaya di sepanjang aliran sungai, bahkan salah satunya berukuran jauh lebih besar.
"Biasanya tidak pernah ada buaya di sepanjang Sungai Kualo. Sekarang malah banyak muncul. Kami juga tidak tahu dari mana asalnya," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pelalawan, Indrawan Putra, SE, membenarkan bahwa pihaknya telah mengevakuasi satwa liar tersebut.
"Buaya sudah berhasil kami evakuasi dan selanjutnya akan kami laporkan serta serahkan kepada BKSDA Riau untuk penanganan lebih lanjut," katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal maupun beraktivitas di sepanjang bantaran Sungai Kualo Kerinci, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat adanya laporan kemunculan beberapa ekor buaya di kawasan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas informasi yang disampaikan masyarakat. Kami mengimbau seluruh warga agar tetap berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sekitar sungai demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.***